Mei 17, 2011

aku dan dia dimasa itu

Posted by Maysi Herawati at 01.50.00
Ketika aku merasa sendiri dan tak tau apa yang harus aku lakukan, lebih baik aku menuangkan kisahku kedalam layar kosong ini.

Mulai bercerita lagi..
Saat itu aku mengalami patah hati luar biasa, punya pacar serasa tak punya pacar . selalu diabaikan, merasa tidak dianggap apalagi diperhatikan atau dipedulikan yah itulah kekasih hatiku yang dahulu. Kekasih hati dambaan mamaku, punya cita-cita sebagai “tentara” tapi sampai sekarang mungkin tidak terealisasikan, sempat dalam benak mama aku harus jadi guru biar cucok karna dia tentara dan aku sang istri jadi pengajar disekolah, serasa jaman dahulu gitu katanya. Aku tau dia mencintaiku sepenuh hatinya, walaupun dia cuek bebek seperti itu. Aku tau rasa sayangnya sangatlah besar, dia memendam perasaannya selama satu tahun. Lelaki satu ini sangatlah pemalu, tak berani mengungkapkan perasaannya tidak seperti lelaki lain yang dengan gampang mengucapkan “I LOVE YOU GIRL”. Tapi saking pemalunya membuatku ilfil, pernah suatu kali dia liburan ke jogja, disitu aku hanya bercanda untuk menyuruhnya membawa oleh-oleh dari sana. Ekh tau-tau dia membawa kalung, kejadian lucunya pada saat dia mengantar tu barang dia ga tau dimana alamat rumahnya Prima. Secara tidak langsung lelaki itu keliling komplek rumahnya Prima, dan akhirnya dia menemukan rumahnya . ngakak luar biasa lelaki yg sangat pemalu, untuk menatap mataku pun dia tidak bisa saking malunya. Pemberian dari diapun dibuka bersama 4 saksi (lidia, ka yuni, pim, dan ike), sebuah kalung berinisial K yang ntah apa maknanya. Teng tonggg , siang hari alias tengah bolong ada sms yang isinya ungkapan rasa cinta dan itu dari dia . hanya bisa tertawa, dalam hati “lelaki ga gentle” masa mengungkapkannya dari SMS!
” Oh no, apa maksud sms kamu ? mengungkapkan perasaan sesungguhnyakah ? kenapa dari SMS? Knpa ga langsung?”
“oh maaf, tadi itu temanku bukan aku . maaf yah dia iseng”
Nah itu contoh lelaki yang ga punya keberanian alias tak gentle!!!! Harus dimusnahkan yang seperti itu!
Hingga suatu waktu, dia mengungkapkan yang sesungguhnya, dari SMS juga sih! Tapi entah setan apa yang merasuki diriku, aku menerimanya tanpa berpikir panjang hanya ada kata-kata sprit ini dalam benakku “apa salahnya mencoba ? suatu waktu kau bisa meninggalkannyakan , sama sprit lelaki disekolahmu BOSAN YANG TINGGALKAN SAJA! Jangan pakai perasaan kali ini,, just for fun!”
Menerimanya, dia sangat senang dengan pernyataanku “baiklah, aku mau menjalinnya denganmu”. Tanpa terasa, waktu terus berjalan satu bulan, dua bulan , tiga empat lima , dan satu tahun. Rasa itu semakin besar, tumbuh dan semakin menjadi. Yang awalnya hanyalah coba-coba jadi malah dicobai oleh cinta. Mulai mempertanyakan
“mau dibawa kemanakah hubungan kita”
“bukankah kau pernah berkata bahwa ‘pacaran sama dengan pranikah’ dimana kita bisa saling mengenal karakter satu sama lain, saling mempelajari smuanya tentang kekurangan dan kelebihan aku dan dirimu.”
Mulai merasa aku menjadi bagian terpenting dari hidupnya tepat pada pukul 18.00 pada tanggal 17 mei 2009, mengalami kecelakaan karena motor yang kukendarai melaju sangat cepat sekali. Jalanan yang licin, cahaya yang kurang dan mata yang rabun. tak melihat seorang bapak menyebrang dari pinggir jalan dengan kecepatan yang tidak normal aku mencoba me-rem secara mendadak, terbang beberapa meter dari motor yang kukendarai jatuh terpental ke aspal yang begitu licin. Tak berdaya, aku merintih kesakitan dibagian kaki yang tak bisa bergerak karna benturan yang sangat hebat sampai bisa merontokkan setengah gigi depanku. Dagu yang bercucuran darah membuatku smakin ngeri, tubuhku yang sangat lemas dan bergetar begitu hebat sampai lelaki itu yang turun tangan untuk membersihkan smua darah yang ada disekujur tubuhku. Sebenarnya ada seorang ibu yang menawarkan dirinya membersihkan smuanya, tetapi lelaki itu ingin dia yang membersihkan smua darah yang ada dalam tubuhku. Dia membersihkan darah yang dirambut, dagu, lutut, tangan, sampai kedalam dada. Dan sampai akhirnya aku dilarikan ke rumah sakit terdekat karna dagu yang tak bisa aku gerakan sama sekali, khawatir dengan adanya patah tulang dan lain sebagainya.
Mama, orang yang paling khawatir saat itu tapi dia bisa sangat tenang didepanku. Papa yang hanya duduk diruang tunggu dengan wajah yang sangat sedih. Aku dirontgen dan mendapatkan hasil yang baik-baik saja. Satu yang bisa membuatku tercengang, papa bisa duduk berdua bersama dia dan pergi mencari dompetku yang terbang entah kemana. Sampai akhitnya aku dibawa pulang dan dia tertinggal dirumah sakit! Tidak menyangka beberapa saat kemudian dia dating dengan ayah dan saudara”nya(serasa mau dipinang dong). Sifat pemalunya terlihat lagi dirumahku, dia hanya bisa duduk diam dan menundukkan kepala tanpa sepatah katapun!. Dalam hati ingin rasanya aku membuka mulutnya dan menggerakkannya untuk memaksa dia mengeluarkan kata-kata ntah kata apapun yang keluar dari bibirnya. Menghabiskan waktu duduk dan bercengkrama diruang tamu terkotor yang pernah ada, itulah hal yang sangat memalukan. Satu yang membuatku tertawa geli, dia menelpon papanya dengan ungkapan dia kecelakaan  .
Perasaan yang semakin dalam, sedikit bangga ketika menceritakan keorang-orang dia adalah lelaki yang menolongku disaat itu. Sampai saatnya tiba, aku harus pindah karna pendidikan yang kulanjutkan dibandung. Rasa yang semakin berkurang itu sangatlah pasti, jarangnya pertemuan dan komunikasi membuat semuanya menjadi renggang. Setelah beberpa bulan merasakan kehampaan dihati, sampai suatu saat aku menyadarinya dia slalu mmbuatku menunggu. Perkataanya yang mulai tak pasti dengan hubungan ini. Berjanji untuk bertemu dipinggiran kota, menunggu dan menunggu sampai beberapa jam tak kunjung tiba. Hingga hujanpun turun membasahi kota, tiga jam aku menantinya tak peduli seberapa besar itu petir menyambar bumi ini yang penting aku bisa bertemu dengannya. Setetes air mata membasahi pipiku, ketika ku mengubunginya ternyata dia sudah berbalik arah kerumahnya. DAMN! Aku diabaikan dan tanpa peduli apa yang terjadi dengan diriku saat itu. Pulang dengan tangisan dan pakaian yang basah dengan hati yang gundah gulana galau! Mulai MATI RASA! Memutuskan untuk kembali kekota kembang, sampai beberapa waktu dia yang mengakhiri smua hubungan ini dengan alasan “aku tak sanggup kalau harus long distance sprit ini”, “dimna logikamu? Knpa kau mau berhungan selama tiga tahun, bukankah kita sering terpisah jarak sprit ini ? “ itu adalah pertanyaan dalam benakku. Dimana janji dia yang akan mempertahankan hubungan ini? Dimana semua perkataan dia “walaupun jarak memisahkan, kau ada dihatiku.” Itu smua hanyal kata-kata yang keluar bagaikan UAP!
Saat perpisahan itu terjadi aku merasa baik-baik saja hidup tanpa dia, beberapa hari kemudian merasa kehilangan dan sampai akhirnya ku disadarkan oleh seseorang “ untuk apa kau menangisi orang yang tak ingin bersamamu? Untuk apa kau menangisi lelaki yang hanya bisa membuatmu menunggu dan tidak memiliki kepastian?”. Mata hati telingapun terbuka! Inilah faktanya dia tak menginginkanmu dihidupnya, ketidak pastian yang dia ciptakan sendiri, ketidak yakinan yang ada didalam benaknya. Semua telah terjadi, bebrapa bulan kemudian dia menghubungiku memintaku kembali. Tapi sayang, aku sudah ada yang memiliki. Aku tak bisa kembali kepada lelaki yang tak punya pendirian, keyakinan dalam hubungan dan lelaki yang slalu membuat wanitanya menunggu! Kisah ini sudah berakhir, hanya sebuah kenangan yang mungkin akan dilupakan atau menjadi kenangan termanis didalam hidupku ataupun hidupnya.

0 comments:

Posting Komentar

 

This is Me Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review